Hubungan Perilaku Merokok Dengan Kejadian Hipertensi Pada Remaja Di Wilayah Kerja Puskesmas Kakaskasen Tomohon

Penulis

  • Elitena Wanimbo Universitas Sariputra Indonesia Tomohon Penulis
  • Ns. Irwan E Walanda, S.Kep., M.Kep Universitas Sariputra Indonesia Tomohon Penulis
  • Diana Sigarlaki Universitas Sariputra Indonesia Tomohon Penulis

DOI:

https://doi.org/10.70524/qdks8381

Kata Kunci:

Perilaku merokok, hipertensi, remaja, gaya hidup, Puskesmas Kakaskasen

Abstrak

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang tidak hanya menyerang orang dewasa, tetapi juga semakin banyak ditemukan pada kelompok usia remaja. Salah satu faktor gaya hidup yang diduga berkontribusi signifikan terhadap peningkatan tekanan darah pada remaja adalah kebiasaan merokok. Kandungan nikotin dalam rokok dapat meningkatkan denyut jantung dan menyebabkan penyempitan pembuluh darah, sehingga berpotensi meningkatkan tekanan darah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku merokok dengan kejadian hipertensi pada remaja di wilayah kerja Puskesmas Kakaskasen, Tomohon. Metode: Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh remaja perokok usia 15–19 tahun di wilayah tersebut, dengan jumlah sampel sebanyak 66 responden yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner tertutup untuk menilai perilaku merokok dan alat ukur tekanan darah (sfigmomanometer dan stetoskop) untuk mengukur kejadian hipertensi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman Rho. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja berada pada kategori perokok ringan (45,5%) dan memiliki tekanan darah normal (78,8%). Namun, terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku merokok dan kejadian hipertensi dengan nilai p = 0,037 (<0,05). Responden yang tergolong dalam kategori perokok sedang memiliki tingkat kejadian hipertensi tertinggi (92,9%). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku merokok dengan kejadian hipertensi pada remaja. Hasil ini menunjukkan bahwa kebiasaan merokok dapat meningkatkan risiko hipertensi, sehingga diperlukan upaya promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan, pembatasan akses terhadap rokok bagi remaja, serta penguatan peran keluarga dan institusi pendidikan dalam membentuk gaya hidup sehat.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-29

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Hubungan Perilaku Merokok Dengan Kejadian Hipertensi Pada Remaja Di Wilayah Kerja Puskesmas Kakaskasen Tomohon. (2026). DHARMA MEDIKA, 6(1). https://doi.org/10.70524/qdks8381